Sabtu, 05 Januari 2013

Sebuah Refleksi menuju 20

Saat ini jum'at 4 Januari 2013, tepat 19 hari lagi genap 20 tahun lagi menghela nafas, melihat keindahan pancaran sinar, dan mendengar desiran suara angin dan pasir. Sebuah angka yang sudah tidak lagi muda, pun tak juga cukup dewasa. Sudah 2 dijit umurku, sudah juga kepala 2 berubah. Bukan main-main memang hidup, tapi memperhatikan kutipan khotbah jum'at tadi juga berpikir lebih jauh tentang hidup.
"Hidup itu mainan dan sebuah permainan" 

Itulah kutipan yang tadi saya dengarkan. memang benar sebuah "mainan". yang dapat diambil disini adalah sejatinya hidup itu sepatutnya hanya kita mainkan, dan mainan tersebut tidak dapat mempermaikan tuannya. itulah intinya, kemanapun mainan itu pergi dan berlalu selang waktu tak pernah sekalipun berpengaruh pada diri tuannya. dan mainan itu sebagai pemuas harsat berkeinginan yang pada ujungnya nanti membahagiakan perasaan tuannya. 

Sangatlah berbeda dengan istilah kiasan "permainan". kondisi inilah yang sering timbul dalam wujud nyata sebuah kehidupan. kita menjadi sebuah karakter berbeda dan utuh memerankannya. kala sebuah permainan itu dimulai maka karakter, peran, dan peraturan diterapkan pada tiap-tiap pelaku dimulai. dia yang menang adalah yang memahami setiap peraturan, mendalami suatu karakter dan pintar bermain peran dalam setiap situasi. 

dalam dua kiasan tadi banyak yang memilih salahsatu, kedua atau tidak sama sekali. begitupun saya, terkadang terpeleset atau bahkan terjebak dalam ruang mainan dan permainan itu.

Minggu, 30 Desember 2012

RESOLUSI BAGI SEORANG JOMBLO GALAU



               Tulisan kali ini sebenarnya tidak didedikasikan untuk siapa-siapa, hanya saja dalam ide pembuatannya memang didasari sebuah pengalaman dan cerita unik. Yak, pertama-tama inspirasi ini datang padasaat menghabiskan malam minggu terakhir di tahun 2012 kemarin. Saking tidak adanya teman maen, akhirnya ya maen sendiri di warnet sembari nontun youtube atau ngopi film-film lawas. Dan yang namanya warnet, pasti dihabiskan untuk mengakses internet. Dibukalah situs jejaring sosial facebook yang memang situs terpopuler di 2012 versi saya. Dan ternyata wow, banyak status beberapa kawan yang memikirkan tentang hal-hal yang dilakuin diakhir malam minggu 2012 ini. Tetapi teta saja, satu kata yang memang sudah melekat di seorang pemuda sendiri, jika tidak galau pasti jomblo. Hahaha

Selasa, 27 November 2012

Terpeleset...

Baru saja ujian tengah smester Fakultas Teknologi Industri UII untuk smester ganjil ini terselesaikan. nah disini ada seorang mahasiswa yang ingin berinstrospeksi atas apa yang dialaminya sejauh ini. terlebih dari pengalaman dan jejak langkahnya di UTS kali ini.

Sabtu, 17 November 2012

ceritanya saya curhat

yak sesuai judul, ceritanya saya sekarang mw ngeluarin unek-unek sekaligus curhat tentang hal yang membuat saya stress kurang lebih 2 bulan terakhir.

Senin, 17 September 2012

Mengenal Engineer’s Day




Pemberian perhatian khusus pada suatu hari di dunia pada umumnya dilatarbelakangi oleh peristiwa yang dianggap penting bagi suatu bangsa atau masyarakat tertentu. Dan didunia sekarang ini banyak diperingati suatu peristiwa di hari-hari tertentu. Dan tak jarang pada setiap Negara berbeda waktu penetapan tanggalnya. Seperti hal hari Ibu yang di Indonesia diperingati setiap tanggal 22 Desember dan di Negara lain diperingati dihari yang berbeda.

Minggu, 16 September 2012

Semester 5 untuk 2 tahun.



Keluarga TEKNIK ELEKTRO 2010
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

                Kali ini saya posting bukan curcol atau masalah cinte-cinte yang makin buat hidup saya jadi makin galau. Kali ini tentang sebuah arti saudaraan-sahabat dan teman dalam sebuah perjuangan. Bisa nebak apa itu ?? yap, itulah tentang teman-teman seperjuangan saya di tempat saya menuntut ilmu saat ini TEKNIK ELEKTRO 2010. Harus saya akui, awalnya menjadi bagian dari mereka adalah second chance yang tidak dipikirkan sejak awal. Karena pada hal ini saya memilih untuk menjadi bagian dari orang lain. Namun, lambat laun inilah ketentuan Allah melalui Ridho serta takdir-Nya.

Rabu, 12 September 2012

Introspect or in-prospect ??




                Key-in udah kelar, duit smesteran udah dibayar, tinggal bayar kostan sama balik ke jogja yang belum saya lakuin. Dan sejujurnya smester 5 didepan ini masih jadi tanda Tanya yang cukup besar. Niatnya ambil telekomunikasi yang secara list matakuliah yang diminati memang mayoritas terdapat besar disana. Tapi alhasil, bukan nasi yang diharapkan justru bubur yang didapat. Yup, matakuliah pilihan itu sama sekali “GAK ADA DI DAFTAR MATAKULIAH”. Dan penyakit bawaan dari kecil bernama bingung atau bahasa keren yang lagi ngetrend ini adalah ‘galau’. Bener-bener sulit sekali mendengar kata hati ini. Mungkin hati yang kurang sensitive atau apalah itu.


                Oke, akhirnya malam ini Cuma saya jadiin introspeksi. Dan yang jadi pokok bahasan awal adalah teman. Sering banget saya lihat disekeliling lebih tepatnya temen-temen saya yang bener-bener punya temen dekat. Temen yang kalo liat di twitter isinya bales-balesan twit, yang kalo di FB ya wall-wall’an, kalo di hape ya sms yang isinya mengandung topik khusus. Dan ini bener-bener berbeda sama saya yang dalam keadaannyapun tidak begitu menjadi masalah. Tapi kalo dipikir-pikir ada hal lain yang sebenernya gak dimilikin saya. Dan hal itu lama kelamaan bisa jadi faktor kekurangan.


                Oke, mulai kita review :


Pertama : saya memang orang yang kalo diperhatiin dari kecil punya temen yang itu-itu aja. Dalam arti temen maen, temen komplek, temen SD, temen madrasah, temen pramuka ya orangnya dia lagi-dia lagi.


Kedua : sewaktu kecil, sering banget dilarang maen keluar sama keluarga. Biasanya waktu-waktu itu kalo malem-malem, kalo lagi UAS, kalo sore-sore kelar maen bola. Dan kalo diperhatiin saya baru diijinin keluar malem pas udah jadi siswa SMP. Tapi kalo diperhatiin memang ada baiknya juga. Karena emang rata-rata temen kecil saya yang dulu ngajakin maen malem-malem sekarang boleh diliat bersebrangan.


Ketiga : dalam berkomunikasi saya adalah orang yang cenderung sering kehabisan topik pembicaraan. Ya bahasa ngaconya ‘bosenan’. Terutama berkomunikasi dengan lawan jenis (sekali lagi bukan berarti saya maho). Dan kalo dikerucutkan lagi masalahnya sering kehabisan kata sapaan. Terutama memulai topik.


Keempat : saya sering berperilaku serius dalam setiap komunikasi itu, padahal  saya memiliki selera humor yang tinggi sodara-sodara. Gak jarang malahan setiap celotehan yang saya buat tidak meninggalkan jejak tertawa, justru saya yang ketawa-ketiwi sendiri. Dan kalo diperhatiin mirip sama bapak saya.


Kelima : …………………..    


                Ya mungkin itu hanya sekedar pengingat dari memori saya. Yang memang kalo diperhatiin ‘trending topic’ inbox di hp :

1.       Masalah bisbol-softbol

2.       Masalah Kampus (kuliah-kost-tim promo, dsb)

3.       Masalah keluarga (ibu-kakak-bapak)